Search

Sepeda Roda Dua untuk Ale


Sepeda Roda Dua kini menjadi barang berharga untuk Bang Ale. Di usianya yang akan menginjak 6 tahun bulan depan, Ale kian banyak menyukai hal yang lebih spesifik seperti misalnya naik sepeda.


Awalnya saya membelikan Ale sepeda roda tiga, mungkin karena dia suka tantangan lebih dia memaksa untuk naik roda dua saja. Akhirnya Ayahnya membelikan sepeda bekas yang masih layak pakai untuk digunakan.

sepeda+roda+dua+untuk+ale
Mengayuh sepeda roda dua ala Ale 


Awalnya sih, sepeda ini punya dua lagi roda artinya masih masuk kategori roda empat. Baru beberapa hari, mungkin karena sering dipakai dua roda penyangga pun rusak.




Alhasil, Ale naik sepeda roda dua. Tak perlu menunggu hitungan hari, baru sejam main dengan jatuh bangun, ia pun berhasil mengayuh sepeda roda dua. Saya juga bingung, bagaimana caranya dia mampu mengayuh sepeda roda dua hanya dalam hitungan jam. Tumbuh kembang setiap anak memang berbeda ya Moms. 


Saya pun melengkapi Ale dengan standart keselamatan bersepeda mulai dari helm, pelindung lutut dan siku hingga bel khusus sepeda.

Saban hari menjelang petang, Ayah dan Ale keliling kampung untuk main sepeda. Satu keliling saja cukup menguras tenaga dengan hadiah Ice Cream yang dinikmati di bawah jembatan tol. 

Kebetulan juga halaman rumah kami luas jadi Ale juga keliling halaman sambil bersepeda. Naik sepeda memang nyenangkan bukan ?!

Saya tidak punya syarat khusus dalam memilih sepeda untuk anak. Saya lebih mengajarkan tentang aturan berkendara saat berada di luar rumah.

Misalnya jangan lupa pakai helm, berhenti dan bunyikan bel saat tikungan, lihat kanan dan kiri saat menyebrang jalan. Sejauh ini, Alhamdulillah Bang Ale sangat paham aturannya. 

sepeda+roda+dua+untuk+ale
Ale dan sepeda tercinta


Kebetulan kami punya 5 sepeda di rumah, saya memang suka sepeda sejak muda jadi mungkin suatu saat Bang Ale juga pakai salah satu koleksi sepeda saya di rumah. 

Seneng juga kalau sepeda roda dua untuk anak menjadi kegiatan yang bermanfaat dan menyehatkan untuk mereka.

Jangan heran kalau kapan-kapan melihat Ayah, Ibu dan Ale mengayuh sepeda beriringan ya. Kami suka main sepeda, kamu juga kan ?! 


Liebe,

Ibu  






Tidak ada komentar

Posting Komentar