Family Blog of The Pakpahan

3 Ide Bermain dan Mengenalkan Warna




IDE BERMIAN DAN MENGENAL WARNA UNTUK ANAK - Ide kreatif mengenalkan anak pada warna, bisa dilakukan dengan media apapun. Tidak harus menggunakan pinsil warna atau krayon, pengenalan warna pada anak juga bisa menggunakan sticker dan stemple warna. Ternyata caranya mudah loh, yuk berkreasi dengan 3 ide bermain sekaligus memperkenalkan warna pada anak.

Ibu paling senang bereksplorasi warna bareng Bang Ale. Kalau Ibu perhatikan, Bang Ale suka banget melukis dengan cat minyak. Walaupun yang dilukis tuh bentuknya ngak karuan alias garis atau lingkaran hahaha. Buat saya, mengenalkan sesuatu pada anak akan menjadi mudah bila dimasukkan ke dalam aktivitas yang disukai.


Untuk itulah, Ibu memulai mengenalkan warna pada Bang Ale dari aktivitas yang disukainya yaitu menggambar dan melukis.Tapi kan kalau hanya menggambar bosan, jadi Ibu mulai muter otak untuk cari ide bermain warna lainnya. Nah, 3 ide mengenalkan warna pada anak akan ibu tulis dalam blog post kali ini ya.


Nah, ini dia tiga permaian favorit Ibu untuk mengenalkan warna pada Bang Ale. 


Cap Stempel Warna




Moms bisa membeli cap stempel di beberapa toko online atau sosial media. Menurut saya produk ini bagus banget, karena selain mengenalkan warna stamp juga biasanya terdiri dari angka dan huruf. Harga jualnya sekitar Rp 150.000 untuk 25 stamp. Cara bermainnya juga mudah banget, tinggal minta anak mengucapkan ulang kata sesuai warna stempel, kemudian sediakan media seperti kertas untuk menempelkan cap. Bisa juga sekalian berhitung ya Moms.

BACA JUGA: RESEP BROWNIES ENAK UNTUK ANAK 

 


Sticker Warna Warni





Menggunakan sticker warna warni adalah cara paling mudah untuk memperkenalkan warna pada anak. Saya juga belinya di online shop, tapi di toko buku banyak kok. Saran saya, perkenalkan maksimal tiga warna saja. Kreasikan dengan banyak pilihan permainan. Kalau Bang Ale menyusun sticker warna di karton yang sudah Ibu gambar seperti rel kereta api. 


Mewarnai dan Melukis




Ini adalah permainan favorit Bang Ale, bermain dengan car warna. Bang Ale bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk melukis atau menggambar menggunakan cat warna. Ibu sengaja menggunakan kuas make up yang sudah tak terpakai karena lebih nyaman digenggam. Kuas lukis masih agak mudah tergelincir karena ukurannya sama kecilnya dengan genggaman tangan bang ale. 

Ibu menggunakan alas taplak dari bahan plastik sebagai alas permainan agar cat warna tidak tumpah atau menempel di lantai. Ibu juga menggunakan kardus bekas untuk media gambar.

BACA JUGA: IDE BERMAIN DENGAN POM POM 

 


Tips ala Ibu Ale

1. Lihat Mood Anak 


Paling enak, kalau bermain sambil belajar kalau mood anak juga baik. Pastikan, anak dalam kondisi sudah mandi, makan atau tidak mengantuk . 

Sebelum memulai biasanya Ibu tanya dulu sama Abang kira-kira lagi suka atau mau main apa?. Kalau anak lagi tidak mood, Ibu biasanya keluarkan dulu materi bermainnya. Biar Bang Ale penasaran " Wah Ibu aku bawa apaaa ya?!". Sebagai Ibu bekerja, biasanya saya sempatkan untuk bermain permainan ini saat akhir pekan. Momen saat Bang Ale sedang happy banget karen Ayah dan Ibu ada di rumah. 

2. Kenalkan Maksimal Tiga Warna 



Buat anak usia Bang Ale ( 3 tahun ) konsentrasinya akan mudah terpecah, mungkin dia hanya memperhatikan beberapa menit saja. Untuk itu usahakan materi warna jangan kebanyakan, kalau saya maksimal tiga warna. Pengulangan dua kali maksimal di hari atau minggu berikutnya. 

Bermain sambil belajar untuk anak Paud seperti Bang Ale merupakan kegiatan menyenangkan. Buat Ibu, seneng rasanya bila Bang Ale kini sudah mampu bilang " Bu, warna mobilnya GREEN!". Semoga bermanfaat dan selamat bermain. 

Liebe,
Ibu



CERITA BANG ALE 

26 komentar:

  1. kreatif banget gan untuk melatih mereka yang masih kecil hehe

    BalasHapus
  2. Mengenalkan konsep warna ke anak oke banget! Sekalian kenalkan cara mengenalinya ke benda disekitarnya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. halah bahasakuuu...

      maksudnya, sekalian beri tahu cara mengetahui warna itu pada benda sekitar ^^

      Hapus
    2. Siap Mak tanti hehheheh, memang paling mudah dr benda dekat dan ada di rumah.

      Hapus
  3. Klo anak saya paling suka belajar (Lebih banyak mainnya sih) dengan cat warna. Lebih senang lagi kalau saya bebaskan untuk mencampur cat, sehingga menghasilkan warna baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul bun, kykny amazed ya kl tiba-tiba jd warna baru.

      Hapus
  4. salah satunya aku mainin buat Babam.. idenya simole tapi bermanfaat

    BalasHapus
  5. idenya kreatif mak
    terimakasih atas sharingnya

    BalasHapus
  6. Kreatif kapan2 coba jg,biasanya aku kenalin warna manfaatin pewarna makanan dan kertas warna warni :D

    BalasHapus
  7. Stempel warna itu ide bagus. Ih, mau beli juga ah buat anak saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sekalin kenalin huruf juga mbak

      Hapus
  8. Anak-anak saya kalau dikasi spidol dan stempel gitu awalnya mau di kertas, tapi ntar agak lamaan mulai deh di coret ke badan sendiri :D

    Idenya pakai kuas make up yang udah nggak kepakai buat melukis bagus tuh! Betul tangan anak kecil kan masih susah memegang kuas yang ramping.
    Ntar saya tiru juga aah... Bang ale pinter ya melukisnya campur-campur warna. Pakai karton bekas biar daur ulang pula :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kartonny daur ulang mbak, kadang klau kertas suka tembus heheheh

      Hapus
  9. Kalau anak lagi nggak mood, diajari apa aja susah. Dulu waktu mengajari anak warna-warna, rumah jadi korban. Dari dinding hingga perabot. Anggap sebagai kreativitas anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi iya itu juga bisa jd ajang kreativitas.

      Hapus
  10. warna ya , kadang suak kebalik2 ya, jd inget lagi anak aku maish kecil diajari warna, warna aap saaj dibilang kuning

    BalasHapus
    Balasan
    1. hhhhaa iya masih kebolak balik tapi ngak apa.

      Hapus
  11. kenapa kamuh sangat kreatip kakak! Eerrr aku dirumah ngga serajin ini ngajarin raya huakakakaka ibu macam apa akuh iniiih :D karena dari senin - jumat raya udah punya program belajar di daycare, wiken aku berleha2 paling banter ngasih buku mewarnai sama pensil warna doang hahahaha.. maapkan komen unfaedah semi curcol ini, tapi asli aku salut sama ibu yg rajin ngasih stimulasi sama anaknya, soalnya aku ngga.. hiks

    BalasHapus
  12. Sebelum kenalin anak dengan angka dan huruf salah satunya adalah kenalin anak dengan warna, bentuk, dan sekalian stimulasi otot tangan (pre-writing)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak, mangknya saya kasih stimulasi sesuai usia.

      Hapus
  13. Anak saya juga lagi seneng Bun bermain warna. Kalau lihat crayon pasti maunya itu udah corat-coret termasuk lantai aja dia coretin hihihi

    BalasHapus